Kamis, 08 April 2010

Kura-kuraku Ternyata Barang Antik dari Abad 14-15


Kura-kuraku Ternyata Barang Antik dari Abad 14-15 Sudah menjadi tradisi hampir setiap tahun saya pulang mengunjungi orang tua saya di desa. Tak ketinggalan temu kangen dengan para sahabat saya serta makanan khas dari pedesaan yang sangat saya gandrungi sejak kecil.

Kira-kira lima tahun yang lalu di saat saya pulang kampung saat itu saya iseng-iseng berkunjung ke tempat jual barang-barang loakan.

Di pedagang pinggir jalan tersebut ditawarkan berbagai macam barang. Ada sebuah kura-kura keramik (panjang: 10 cm, lebar 6 cm) dengan punggung bolong dengan warna biru putih yang sangat menarik perhatian saya. Akhirnya saya berhasil mendapatkan kura-kura keramik seharga Rp. 25,000.- Menurut hemat saya waktu itu harganya cukup mahal untuk barang bekas dan berukuran cukup kecil.

Di saat saya kembali ke Jakarta, tidak lupa kura-kura tersebut saya bawa serta. Setibanya di rumah, saya satukan dengan koleksi kura-kura pajangan saya lainnya yang jumlahnya kurang lebih ada sekitar 100 buah.

Kurang lebih setahun yang lalu, sahabat saya yang cukup mengerti dengan keramik antik berkunjung ke rumah saya dan tercengang melihat kura-kura tersebut.

Dia mengambilnya keluar dari lemari pajangan dan memperhatikan dengan seksama kura-kura keramik yg saya beli dari pasar loak. Dia bertanya dimana saya membeli kura-kura tsb? Berapa harganya? Saya balik bertanya memangnya kenapa? Sahabat saya menjawab bahwa kura-kura saya adalah keramik antik dari Vietnam yang dikenal dgn sebutan ANAMESE dan diperkirakan dari abad 14-15 serta termasuk barang langka dan bernilai.

Teman saya banyak memiliki koleksi keramik Anamese berupa piring, bebek, ceret dan sebagainya. Tidak ketinggalan keramik lainnya dari dinasty Ching, Ming, Yuan, Song, Five Dinasty maupun Tang tapi dia tidak pernah melihat bentuk kura-kura yang berasal dari Anamese ware. Simbol kura-kura dipakai oleh Bangsa China sebagai bentuk panjang umur. Kura-kura saya dipergunakan sebagai tempat tinta (bak tinta).

Dia menyarankan saya untuk menyimpannya dengan baik jangan sampai pecah ataupun rusak. Keramik antik apapun kalau rusak akan menyebabkan nilainya turun drastis. Saya menjadi terharu dan sangat berbahagia karena diantara koleksi kura-kura saya, ternyata ada satu yang merupakan benda antik.

sumber : http://www.wikimu.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

barang antik